“Dunia
Pendidikan “ menarik sekali untuk membahas satu bidang ini, yang cukup luas
untuk dibahas namun kali ini saya akan membahas tentang “pendidikan khusus”yang
belum banyak dibahas hanya kalangan tertentu saja yang peduli terhadap kaum
disabilitas. Dan sebagai mahasiswa pascasarjana pendidikan khusus saya ingin
memperkenalkan dan mengulas anak-anak “luar biasa” ini dengan segala
keterbatasan dan kelebihan mereka.
Pendidikan di Indonesia belum bisa semua
sekolah dapat menerima anak-anak berkebutuhan khusus ini dengan berbagai macam alasan mereka menolak
anak berkebutuhan khusus ini padahal mereka sama seperti anak-anak yang lain
perlu pendidikan yang layak. Padahal kita sering menyuarakan “education for
all” apa kita tidak malu dengan selogan tersebut?. Sesuai Undang-Undang nomor
20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional bab IV pasal 5 ayat 2 yang
menyatakan bahwa “ semua warga negara yang mempunyai kelainan fisik, emosional,
mental, intelektual, dan/ atau sosial berhak mendapat pendidikan khusus” sudah
jelas terlihat bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ini sudah mendapat
kepedulian dari pemerintah namun realisasinya belum mendapat respon yang baik
di beberapa daerah, walaupun yang saya amati sekarang ini sudah banyak
pemerintah daerah yang melaksanakan pendidika inklusi yak.... pendidikan
inklusi ialah memasukkan anak-anak berkebutuhan khusus ke kelas reguler dengan
belajar bersama-sama dengan anak-anak yang normal, agar mereka dapat bersosialisasi dengan anak-anak yang
lain.
Untuk masalah
sosialisasi pada anak berkebutuhan khusus mereka hanya butuh diterima di dalam
lingkungan dimanapun mereka berada,
namun yang masyarakat lakukan ialah membully atau meremehkan mereka
bahwa anak-anak ini tidak bisa apa-apa. Inilah yang harus dirubah, mereka juga manusia
yang butuh pengakuan di masyarakat, kepada para masyarakat mereka tidak butuh
dikasihani melainkan mereka butuh diterima sebagai manusia pada umumnya.
Untuk
pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus ini dapat ditemui di sekolah-sekolah
luar biasa, dan di sekolah inklusi mereka dilatih untuk “daily living”seperti
merawat diri dan mendapatkan pendidikan
dan keterampilan untuk bekal hidup
mereka nanti. Namun untuk masalah pendidikan anak berkebutuhan khusus ini
“apakah sudah mengalami kemajuan atau kemunduran dalam pendidikan indonesia?”
jawaban saya ialah sudah mengalami
kemajuan walaupun belum semua sekolah terealisasi namun negara kita ini
sudah menunjukkan proses kemajuannya yang begitu kontroversial dimana kurikulum
yang baru semakin rumit . Namun saya berharap semoga kedepannya akan lebih baik
dan peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus karena mereka juga warga
negara indonesia yang sangat perlu tempat dan pendidikan yang layak. Harapan
saya semoga anak-anak ini bisa mengembangkan bakat dan kemampuannya di bidang
masing-masing.... dan semoga dapat
mendirikan sekolah sendiri.