Senin, 04 Januari 2016

PK



“Dunia Pendidikan “ menarik sekali untuk membahas satu bidang ini, yang cukup luas untuk dibahas namun kali ini saya akan membahas tentang “pendidikan khusus”yang belum banyak dibahas hanya kalangan tertentu saja yang peduli terhadap kaum disabilitas. Dan sebagai mahasiswa pascasarjana pendidikan khusus saya ingin memperkenalkan dan mengulas anak-anak “luar biasa” ini dengan segala keterbatasan dan kelebihan mereka.
 Pendidikan di Indonesia belum bisa semua sekolah dapat menerima anak-anak berkebutuhan khusus ini  dengan berbagai macam alasan mereka menolak anak berkebutuhan khusus ini padahal mereka sama seperti anak-anak yang lain perlu pendidikan yang layak. Padahal kita sering menyuarakan “education for all” apa kita tidak malu dengan selogan tersebut?. Sesuai Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional bab IV pasal 5 ayat 2 yang menyatakan bahwa “ semua warga negara yang mempunyai kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/ atau sosial berhak mendapat pendidikan khusus” sudah jelas terlihat bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ini sudah mendapat kepedulian dari pemerintah namun realisasinya belum mendapat respon yang baik di beberapa daerah, walaupun yang saya amati sekarang ini sudah banyak pemerintah daerah yang melaksanakan pendidika inklusi yak.... pendidikan inklusi ialah memasukkan anak-anak berkebutuhan khusus ke kelas reguler dengan belajar bersama-sama dengan anak-anak yang normal, agar mereka  dapat bersosialisasi dengan anak-anak yang lain.
Untuk masalah sosialisasi pada anak berkebutuhan khusus mereka hanya butuh diterima di dalam lingkungan dimanapun mereka berada,  namun yang masyarakat lakukan ialah membully atau meremehkan mereka bahwa anak-anak ini tidak bisa apa-apa. Inilah yang harus dirubah, mereka juga manusia yang butuh pengakuan di masyarakat, kepada para masyarakat mereka tidak butuh dikasihani melainkan mereka butuh diterima sebagai manusia pada umumnya.
Untuk pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus ini dapat ditemui di sekolah-sekolah luar biasa, dan di sekolah inklusi mereka dilatih untuk “daily living”seperti merawat diri dan mendapatkan  pendidikan dan keterampilan  untuk bekal hidup mereka nanti. Namun untuk masalah pendidikan anak berkebutuhan khusus ini “apakah sudah mengalami kemajuan atau kemunduran dalam pendidikan indonesia?” jawaban saya ialah sudah mengalami kemajuan walaupun belum semua sekolah terealisasi namun negara kita ini sudah menunjukkan proses kemajuannya yang begitu kontroversial dimana kurikulum yang baru semakin rumit . Namun saya berharap semoga kedepannya akan lebih baik dan peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus karena mereka juga warga negara indonesia yang sangat perlu tempat dan pendidikan yang layak. Harapan saya semoga anak-anak ini bisa mengembangkan bakat dan kemampuannya di bidang masing-masing.... dan semoga dapat  mendirikan sekolah sendiri.